.

.

.

.

Eramuslim.com – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso (Buwas) mengatakan, serbuan sabu dari Tiongkok ke Indonesia bukan tidak ada alasan. Buwas mengaku pihaknya sulit membendung masuknya sabu karena bahan pembuat sabu yaitu prekursor malah dijadikan obat di Tiongkok.

.

“Saya baru ketemu delegasi Tiongkok dan saya protes karena narkoba terbesar disuplai dari Tiongkok. Saya sempat kaget ada pengakuan dari mereka kalau di sana sabu digunakan untuk pengobatan,” kata Buwas di acara Dialog P4GN bersama kalangan artis di Hotel Kartika Chandra, Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Setia Budi, Jakarta Selatan, Kamis (4/5/2017).

.

Dari data delegasi Tiongkok, menurut Buwas, sebanyak 1.092 ton sabu produksi Tiongkok telah masuk ke Indonesia lewat jalan penyelundupan.

.

“Itu yang tercatat apalagi yang tidak tidak diketahui,” pungkasnya.

Meski demikian, Buwas mengatakan, Tiongkok dianggap mencari keuntungan dengan mengimpor sabu ke Indonesia.

.

“Kalau mereka mendapatkan keuntungan dengan menjual di negaranya, itu silakan saja. Tetapi, ini negara kita hancur karena sabu dari mereka. Ibarat beli silet di sana dan mencukur di sini,” ungkapnya.

.

Selain itu, Buwas menambahkan, sebanyak 60 jenis sabu baru yang dikeluarkan oleh luar negeri akan masuk ke Indonesia.

“Cepat atau lambat narkoba jenis baru ini bisa masuk ke Indonesia,” tutupnya.(jk/km)

.

https://m.eramuslim.com/berita/nasional/buwas-cina-selundupkan-1-092-ton-shabu-ke-indonesia-itu-yang-tercatat.htm?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter

.

Iklan