.

.

.

FAHRI HAMZAH @Fahrihamzah07/05/2017 06:01:06 WIB

.

Pagi, Sepertinya kampanye #IslamRadikal terus dibesar-besarkan beberapa media besar….

.Sekarang, Tuduhannya adalah radikalisme masuk kampus…sampai menteri salahkan rektor karena ada #IslamRadikal ..

.

Jadi semua cara sudah dicoba… Pesantren telah dituduh…ulama telah dituduh…ustadz dan kyai juga…dituduh radikal…

Aksi demi aksi telah diberi label radikal…411, 212, 505, dll…. perkumpulannya dicurigai…penampilan mereka.dicurigai..

.

Para penggeraknya telah dituduh makar dan uang yang dikumpulkan diselidiki dan dituduh terkait terorisme global…

Pagi ini saya membaca tentang tuduhan kepada kampus2…ini sebenarnya tuduhan lama…sejak orde baru…

.

Kenapa tuduhan ini terus muncul dan kenapa Islam selalu jadi persoalan yang tidak selesai?

Coba kita mulai pikirkan bersama dengan perasaan bersama…jangan masa bodoh dan jangan egois…

.

Sebab jika islam sebagai agama mayoritas terus kena tuduh…trus.kita bisa apa ke depan? Apa kita punya masa depan?

Maka kita perlu bersatu melawan tuduhan ini…melawan rasa cemas yang dijadikan modus pemerasan…

.

Bangsa ini terintimidasi oleh tuduhan sebagai bangsa tidak toleran dan anti kebhinnekaan…dan itu karena islam..

Bahkan sesama kita terus tidak saling percaya seolah punya perbedaan yang sangat jauh…tidak bisa ketemu…

.

Ini bom waktu yang terus dipelihara…dan detonator nya dipermainkan dari waktu ke waktu dan dari kasus ke kasus…

Baru saja kita dengar seorang ustadz ditolak masuk suatu propinsi…atas perintah gubernur…lalu gubernur itu ditolak di Tempat lain…

.

Ini semua permainan…mempermainkan perasaan bangsa Indonesia melalui perasaan mayoritas rakyatnya…

.

.

Iklan